Cara Mencuci Beras Tanpa Tumpah dan Hanyut ke Wastafel
Mencuci beras itu selalu berantakan. Airnya tumpah ke meja, berasnya ikut hanyut ke wastafel. Belum lagi airnya berbusa dan meluap ke mana-mana, jadi harus bolak-balik mengelap.
Kenapa ini terjadi
Yang bikin air cucian beras keruh dan berbusa itu pati pada permukaan butiran. Saat beras dicuci, pati permukaan itu larut dan terbawa air bilasan, dan lapisan inilah yang membuat airnya kental dan buram, bukan bagian dalam berasnya. Pati yang sama juga yang bikin airnya meluap: pati yang larut menyalut gelembung udara menjadi gel lengket, sehingga gelembungnya tidak langsung pecah, saling menumpuk, lalu naik ke tepi wadah. Hal ini tidak terjadi pada air murni yang mendidih. Soal arsenik, ini perlu jujur: mencuci beras memang bisa menurunkan sebagian kandungan arsenik anorganik, dan waktu rendam, suhu, serta perbandingan beras dan air adalah faktor yang paling memengaruhi berapa banyak yang bisa terbuang. Tapi besarannya tidak seragam. Ada studi yang menemukan penurunan belasan sampai puluhan persen, ada juga yang menyimpulkan efeknya bisa diabaikan kalau airnya sendiri rendah arsenik, karena yang lebih menentukan justru memasak dengan air berlebih. Jadi mencuci beras itu tetap masuk akal, tapi bukan jaminan tunggal.
- Pati yang larut menyalut gelembung udara menjadi gel lengket; gelembung berlapis gel ini tidak langsung pecah, saling menumpuk, lalu naik ke tepi panci. Hal ini tidak terjadi pada air murni yang mendidih. — theconversation.com
- Waktu rendam, suhu, dan perbandingan beras terhadap air saat mencuci dan memasak adalah faktor utama yang memengaruhi penghilangan total arsenik dari beras. — pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
- Mencuci beras dengan air yang rendah arsenik memberi efek yang bisa diabaikan pada kadar arsenik dalam beras, karena penurunan utama terjadi saat merebus beras dengan air berlebih. — pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
Coba dulu cara ini — bahannya sudah ada di rumah
- 1Tuang beras ke wadah, lalu isi air sekitar dua kali tinggi berasnya. Jangan penuh, karena air yang terlalu banyak justru yang bikin tumpah. Rp 0
- 2Putar pelan dengan tangan, jangan diaduk keras. Yang perlu dibuang itu pati di permukaan, dan mengaduk keras hanya membuat butirannya saling bergesek lalu mengambang. Rp 0
- 3Miringkan wadahnya dan buang airnya perlahan. Menahan beras dengan telapak tangan yang dibuka lebar jauh lebih aman daripada menuang begitu saja. Rp 0
- 4Ulangi dua sampai tiga kali sampai airnya tidak lagi terlalu kental. Tidak perlu sampai bening, cukup sampai patinya berkurang. Rp 0
- 5Kalau biasanya airnya meluap saat dimasak, bilas sekali lagi dan buang airnya. Pati permukaan itu yang bikin gelembung tidak cepat pecah. Rp 0
- 6Tiriskan sampai tidak menetes sebelum masuk magic com atau panci. Sisa air bilasan ikut menentukan tekstur nasinya. Rp 0
Rp 5.999
Lihat di Shopee →Cara supaya tidak terulang
Kuncinya dua: airnya jangan terlalu banyak, dan berasnya jangan diaduk keras. Cukup putar pelan dengan tangan, ganti airnya dua sampai tiga kali. Kalau kamu ingin mengurangi kandungan arsenik lebih jauh, yang lebih berpengaruh adalah memasak dengan air berlebih lalu membuang airnya, bukan menambah jumlah bilasan. Dan untuk beras yang akan dimasak, tiriskan dulu sampai benar-benar tidak menetes, karena sisa air bilasan ikut menentukan tekstur nasinya.
Pertanyaan yang sering muncul
- Berapa kali harus dibilas?
- Dua sampai tiga kali cukup untuk membuang pati permukaan dan kotoran yang larut. Menambah bilasan terus-menerus tidak memberi banyak tambahan, dan sebagian zat gizi yang larut air ikut terbuang.
- Airnya harus jernih baru boleh dimasak?
- Tidak perlu sampai bening sekali. Pati permukaan sebagian besar sudah terbawa di bilasan kedua. Mengejar air yang benar-benar jernih hanya membuang waktu.
- Kenapa airnya meluap padahal apinya kecil?
- Yang meluap itu bukan airnya, tapi pati yang menyalut gelembung. Karena gelembungnya jadi lengket dan tidak cepat pecah, tumpukannya naik. Karena itu bilas dulu sampai pati permukaannya berkurang.
- Bolehkah air cucian beras dipakai untuk hal lain?
- Banyak orang memakainya untuk menyiram tanaman atau membersihkan. Tidak masalah, tapi jangan disimpan lama di suhu ruang karena pati di dalamnya juga disukai mikroba.