Kenapa Kulit Terasa Kering dan Kusam Setelah Mandi
Selesai mandi, kulit terasa kencang dan kering. Lama-lama jadi kusam dan bersisik, terutama di kaki dan tangan. Sudah pakai sabun yang lembut, tetap saja.
Kenapa ini terjadi
Kulit punya sawar pelindung di lapisan paling luar, dan susunannya seperti bata dan semen. Sel-sel tanduk jadi batanya, direkatkan membran lipid antar sel yang berperan sebagai semennya. Membran lipid ini menempati sekitar 20 persen volume lapisan terluar, dan supaya berfungsi baik, komposisinya harus pas: sekitar 40 sampai 50 persen ceramide, 25 persen kolesterol, dan 10 sampai 15 persen asam lemak bebas. Jadi bukan sekadar 'ada minyak', tapi perbandingannya yang harus benar. Nah, air itu terus-menerus menguap dari dalam tubuh melalui kulit. Namanya kehilangan air transepidermal. Selama sawarnya utuh, penguapan itu terkendali. Tapi begitu susunan lipidnya bergeser, sawarnya rusak dan air lebih mudah lolos. Kulit pun kehilangan kelembapan, terasa kencang, lalu tampak kusam dan bersisik. Di sinilah kesalahan yang paling sering terjadi: kita menunggu kulit benar-benar kering baru mengoles pelembap. Padahal pada uji yang diterbitkan Journal of Cosmetic Dermatology, kadar air lapisan terluar kulit jauh lebih tinggi pada kulit yang diberi pelembap segera setelah mandi, dibandingkan kulit tanpa pelembap. Pelembap itu bekerja menahan air yang sudah ada di kulit - bukan memasukkan air. Jadi kalau kulitnya sudah telanjur kering, yang ditahan tinggal sedikit.
- Sawar kulit terletak di lapisan terluar epidermis, tersusun seperti bata dan semen: sel tanduk sebagai bata, direkatkan membran lipid antar sel yang menempati sekitar 20 persen volumenya dan harus tersusun dari campuran khas ceramide 40-50 persen, kolesterol 25 persen, dan asam lemak bebas 10-15 persen. Bila susunan ini terganggu, fungsi sawar rusak. — pmc.ncbi.nlm.nih.gov
- Saat sawar lipid melemah, integritas sawar fisiologis kulit rusak sehingga air lebih mudah menguap keluar dari dalam tubuh. Penguapan melalui kulit inilah yang disebut kehilangan air transepidermal; meningkatnya penguapan membuat kulit kehilangan kelembapan dan tampak kering, kusam, serta bersisik. — pmc.ncbi.nlm.nih.gov
- Pelembap paling efektif dioleskan pada kulit yang masih lembap, yaitu segera setelah mandi, bukan setelah kulit benar-benar kering. Kadar air lapisan terluar kulit terbukti jauh lebih tinggi pada kulit yang diberi pelembap langsung setelah mandi, karena lapisan pelembap menahan air sisa mandi agar tidak cepat menguap. — pmc.ncbi.nlm.nih.gov
Coba dulu cara ini — bahannya sudah ada di rumah
- 1Turunkan suhu air mandi. Air yang terlalu panas mempercepat larutnya minyak pelindung di permukaan kulit. Rp 0
- 2Kurangi pemakaian sabun di area yang tidak perlu, seperti lengan atas dan kaki bagian atas. Tidak semua bagian tubuh butuh sabun setiap mandi. Rp 0
- 3Keluar dari kamar mandi, tepuk-tepuk kulit dengan handuk, jangan digosok. Menggosok mengangkat sel kulit yang masih bisa bertahan. Rp 0
- 4Oleskan pelembap dalam hitungan menit setelah mandi, saat kulit masih lembap. Pelembap menahan air yang sudah ada, bukan memasukkan air. Rp 0
- 5Beri porsi lebih pada kaki dan tangan, karena dua area itu paling sering terpapar sabun dan paling cepat kering. Rp 0
- 6Kalau kulitmu sangat kering, ulangi pengolesan sebelum tidur. Malam hari tidak ada paparan yang mengeringkan. Rp 0
Rp 156.000
Lihat di Shopee →Cara supaya tidak terulang
Urutannya yang paling menentukan, bukan merek pelembapnya. Keluar dari kamar mandi, tepuk-tepuk kulit dengan handuk sampai tidak menetes, lalu oleskan pelembap dalam hitungan menit - jangan tunggu sampai kulit terasa kencang. Untuk kaki dan tangan yang paling cepat kering, oles lebih tebal di bagian yang sering terpapar sabun. Turunkan juga suhu air mandi, karena air yang terlalu panas mempercepat larutnya minyak pelindung di permukaan kulit. Dan kurangi pemakaian sabun di area yang tidak perlu, seperti lengan atas dan kaki bagian atas.
Pertanyaan yang sering muncul
- Kenapa pelembap harus dipakai saat kulit masih lembap?
- Karena pelembap bekerja menahan air yang sudah ada di kulit, bukan memasukkan air. Pada uji yang diterbitkan, kadar air lapisan terluar kulit jauh lebih tinggi pada kulit yang diberi pelembap segera setelah mandi dibanding yang tidak.
- Bedanya kulit kering dan kulit kusam?
- Masih satu rangkaian. Saat sawar kulit melemah, air lebih mudah menguap, kulit kehilangan kelembapan, lalu permukaannya jadi tidak rata dan memantulkan cahaya secara menyebar - itulah yang terlihat sebagai kusam.
- Air mandi panas berpengaruh?
- Iya. Air yang terlalu panas mempercepat larutnya minyak pelindung di permukaan kulit, jadi sawarnya lebih mudah terganggu.
- Kalau sudah pakai pelembap tapi tetap kering?
- Periksa urutannya lebih dulu: apakah dioles saat kulit masih lembap. Kalau sudah, coba oles lebih dari sekali sehari, terutama pada bagian yang paling sering terkena sabun.