Cara Memilih dan Merawat Mangkok Anti Pecah untuk Anak
Mangkok keramik dan kaca itu berat, dan begitu jatuh langsung pecah. Anak-anak sering menjatuhkannya, jadi belinya terus-terusan. Belum lagi serpihannya bikin khawatir kalau ada yang tidak tersapu bersih.
Kenapa ini terjadi
Alasan orang memilih peralatan makan plastik untuk anak itu masuk akal: dari semua bahan, plastik adalah yang paling umum dipakai karena tidak mudah pecah dan harganya terjangkau. Jadi kalau ada anak kecil di rumah, mencari yang tidak mudah pecah itu memang pilihan yang wajar. Yang perlu kamu tahu adalah bahan plastiknya, karena tidak semuanya sama. Banyak produk yang dijual dengan sebutan jerami gandum sebenarnya bukan bahan tanaman murni, melainkan campuran: serbuk jerami gandum berperan sebagai pengisi di dalam matriks plastik yang jadi perekat dan penjaga bentuk. Untuk jenis campuran inilah, lembaga keamanan pangan Inggris pernah mengeluarkan peringatan. Mereka meminta industri berhenti menjual bahan kontak pangan yang mengandung bambu dan bahan nabati serupa, termasuk jerami gandum dan sekam padi. Komite toksikologi mereka menyimpulkan bahwa keberadaan bahan nabati di dalam plastik bisa membuat formaldehida dan melamin bocor ke makanan atau minuman di atas batas legal, dan itu tidak aman bagi konsumen. Saran mereka jelas: produk seperti ini sebaiknya tidak dipakai untuk makanan, terutama saat bersinggungan dengan makanan atau minuman panas maupun asam, dan jangan dipanaskan di microwave. Jadi keputusannya ada di tanganmu: kalau yang kamu cari aman dari pecah, pilih plastik yang jelas jenisnya dan ikuti aturan pemakaiannya. Kalau yang kamu cari aman dari sisi bahan, keramik atau kaca food grade tetap paling tidak berisiko, hanya memang tidak anti pecah.
- Dari semua bahan, plastik adalah bahan yang paling umum dipakai untuk peralatan makan anak karena tidak mudah pecah dan ekonomis. — www.cfs.gov.hk
- FSS dan FSA meminta industri berhenti menjual bahan kontak pangan yang mengandung bambu dan bahan nabati serupa seperti sekam padi, jerami gandum, dan hemp. Komite toksikologi menyimpulkan keberadaan bahan nabati dalam plastik bisa membuat formaldehida dan melamin bocor ke makanan atau minuman di atas batas legal. — www.foodstandards.gov.scot
- Peralatan makan yang dijual sebagai wheat straw umumnya komposit: partikel jerami gandum berperan sebagai pengisi penguat di dalam matriks plastik termoplastik polypropylene, bukan produk berbahan tanaman murni. — pubs.acs.org
Coba dulu cara ini — bahannya sudah ada di rumah
- 1Tentukan dulu mana yang kamu utamakan: tidak mudah pecah, atau paling tidak berisiko dari sisi bahan. Dua hal ini tidak bisa didapat sekaligus dari satu produk. Rp 0
- 2Baca keterangan bahannya, jangan cuma label di judulnya. Produk berbahan campuran nabati umumnya menyebut serbuk jerami atau bambu sebagai pengisi, bukan bahan tunggalnya. Rp 0
- 3Batasi pemakaiannya untuk makanan bersuhu ruang: buah potong, kudapan kering, sereal. Untuk kuah panas atau makanan asam, pakai wadah lain. Rp 0
- 4Jangan masukkan ke microwave dan jangan cuci dengan air mendidih. Panas memperbesar peluang bahan kimianya berpindah ke makanan. Rp 0
- 5Cuci dengan spons lembut, jangan sikat kasar. Goresan memperbesar area yang bisa melepas bahan ke makanan. Rp 0
- 6Periksa setiap beberapa bulan. Kalau sudah banyak goresan atau warnanya kusam merata, ganti. Peralatan makan anak memang tidak untuk dipakai bertahun-tahun. Rp 0
Cara supaya tidak terulang
Empat aturan yang paling menentukan untuk mangkok berbahan campuran nabati. Pertama, jangan dipakai untuk makanan atau minuman panas. Kedua, jangan untuk makanan asam seperti kuah tomat atau jeruk. Ketiga, jangan masuk microwave atau mesin pencuci piring bersuhu tinggi. Keempat, ganti kalau permukaannya sudah tergores banyak, karena permukaan yang rusak memperbesar peluang bahan kimianya berpindah ke makanan. Untuk pemakaian sehari-hari seperti buah potong, sereal, atau kudapan kering bersuhu ruang, penggunaannya jauh lebih aman.
Pertanyaan yang sering muncul
- Jadi mangkok ini aman atau tidak?
- Untuk kudapan kering bersuhu ruang dan buah potong, risiko perpindahan bahannya jauh lebih kecil. Yang dihindari adalah makanan panas, makanan asam, dan pemanasan di microwave. Lembaga keamanan pangan Inggris bahkan menyarankan produk berbahan campuran nabati tidak dipakai untuk makanan sama sekali, jadi keputusan pemakaiannya ada di tanganmu.
- Apa bedanya dengan plastik biasa?
- Plastik biasa murni plastik. Yang disebut jerami gandum umumnya campuran antara serbuk jerami dan matriks plastik. Justru pada campuran nabati inilah peringatan soal formaldehida dan melamin muncul.
- Bagaimana tahu produknya sudah harus diganti?
- Kalau permukaannya sudah banyak goresan, warnanya kusam merata, atau ada bau yang tertinggal. Permukaan yang tergores memperbesar peluang bahan kimianya berpindah ke makanan.
- Kalau untuk anak saya yang masih balita, sebaiknya apa?
- Kalau bisa memilih, keramik atau kaca food grade adalah pilihan yang paling tidak berisiko dari sisi bahan. Kalau yang kamu utamakan tidak mudah pecah, pilih produk yang jenis bahannya tertulis jelas dan patuhi aturan pemakaiannya.