Cara Meniriskan Sayur Supaya Tidak Cepat Berlendir
Habis cuci sayur, airnya netes ke mana-mana. Harus menyiapkan banyak baskom dan talenan cuma buat meniris. Dan sayurnya tetap saja cepat berlendir walau sudah disimpan di kulkas.
Kenapa ini terjadi
Yang membuat sayur cepat rusak itu bukan kotaknya, tapi air yang masih menempel di permukaannya. Mencuci sayur lalu menyimpannya dalam keadaan masih lembap bisa memicu pertumbuhan bakteri dan mempercepat pembusukan. Air bebas di permukaan buah dan sayur mendorong perkecambahan spora jamur serta pertumbuhan bakteri patogen, yang berujung pada kebusukan dan berkurangnya masa simpan. Ada satu hal yang sering diabaikan: yang menentukan bukan cuma ada atau tidaknya air, tapi berapa lama air itu berada di permukaan. Durasi air bebas menempel dianggap sebagai faktor kunci dalam perkembangan penyakit pada produk segar. Artinya sayur yang basah sebentar lalu ditiriskan tidak sama dengan sayur yang basah dan dibiarkan berjam-jam. Masalah yang sama juga muncul saat proses menirisnya sendiri: kalau airnya jatuh ke meja atau menggenang, yang basah justru jadi lebih banyak, bukan lebih sedikit.
- Mencuci sayur atau buah lalu menyimpannya dalam keadaan masih lembap dapat memicu pertumbuhan bakteri dan mempercepat pembusukan; bila dicuci sebelum disimpan, produk harus dikeringkan tuntas lebih dulu. — www.nifa.usda.gov
- Air bebas yang tertinggal di permukaan buah dan sayur mendorong perkecambahan spora jamur serta pertumbuhan bakteri patogen, yang berakibat pada kebusukan dan berkurangnya masa simpan produk. — postharvest.org
- Durasi keberadaan air bebas di permukaan produk segar dianggap sebagai faktor kunci dalam perkembangan penyakit. — postharvest.org
Coba dulu cara ini — bahannya sudah ada di rumah
- 1Kalau sayurnya akan disimpan, jangan dicuci dulu. Cukup buang bagian yang rusak, lap kotorannya dengan kain kering, lalu simpan. Rp 0
- 2Cuci sayur tepat menjelang dimasak, bukan sehari sebelumnya. Ini kebiasaan yang paling menolong dan paling mudah diubah. Rp 0
- 3Pakai wadah berlubang atau keranjang tirisan, jangan baskom tertutup. Air yang tidak bisa keluar sama saja dengan merendam sayurnya. Rp 0
- 4Susun jangan terlalu penuh, supaya ada celah udara. Sayur yang ditumpuk rapat bikin bagian bawah tetap lembap walau bagian atasnya sudah kering. Rp 0
- 5Untuk sayuran berdaun, putar dengan salad spinner atau tekan perlahan dengan kain bersih. Jangan dikibas-kibas, karena itu hanya memindahkan air ke meja. Rp 0
- 6Sebelum masuk kulkas, pastikan tidak ada lagi air yang menetes. Bahkan sisa air sedikit yang menempel memperpendek masa simpannya. Rp 0
Rp 18.952
Lihat di Shopee →Cara supaya tidak terulang
Kebiasaan yang paling menolong itu sederhana: cuci sayur tepat sebelum dimasak, bukan sebelum disimpan. Kalau kamu memang perlu mencucinya lebih dulu, keringkan sampai benar-benar tidak ada air yang menetes sebelum masuk kulkas. Untuk sayuran berdaun, putar dengan salad spinner atau tekan perlahan dengan kain bersih, jangan dikibas-kibas karena itu hanya memindahkan airnya ke meja. Dan jangan menaruh sayur yang masih basah menempel pada sayur lain, karena airnya akan pindah dan menularkan masalahnya.
Pertanyaan yang sering muncul
- Jadi sebaiknya jangan dicuci dulu sebelum disimpan?
- Betul. Mencuci lalu menyimpan dalam keadaan lembap bisa memicu pertumbuhan bakteri dan mempercepat pembusukan. Kalau tetap dicuci sebelum disimpan, keringkan tuntas lebih dulu.
- Sayur yang sudah berlendir masih boleh dimakan?
- Sebaiknya tidak. Lendir itu tanda pertumbuhan mikroba sudah berjalan. Memasaknya memang mematikan sebagian mikroba, tapi perubahan tekstur dan rasanya menunjukkan kualitasnya sudah turun.
- Kenapa airnya harus benar-benar hilang?
- Karena yang menentukan bukan cuma ada tidaknya air, tapi berapa lama air itu menempel. Semakin lama permukaannya basah, semakin besar kemungkinan spora jamur berkecambah.
- Boleh pakai tisu dapur untuk mengeringkan?
- Boleh, dan memang praktis untuk sayuran berdaun. Yang penting tisu atau kainnya bersih, karena kain yang sudah kotor justru memindahkan masalahnya ke sayur.